BERDISIPLIN SERTA PERCAYA DIRI

Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Pendisiplinan adalah usaha usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk menaati sebuah peraturan.

Contoh Disiplin

  1. Disiplin di Rumah. Tidur dan bangun tepat waktu. Membantu orang tua. …
  2. Disiplin di Jalan Raya. Tidak menerobos lampu merah. Berjalan disebelah kiri. …
  3. Disiplin di Sekolah. Masuk sekolah dengan tepat waktu. Melaksanakan jadwal piket. …
  4. 4. Disiplin di Masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan

Percaya Diri (Self Confidence) adalah meyakinkan pada kemampuan dan penilaian (judgement) diri sendiri dalam melakukan tugas dan memilih pendekatan yang efektif. Hal ini termasuk kepercayaan atas kemampuannya menghadapi lingkungan yang semakin menantang dan kepercayaan atas keputusan atau pendapatnya.

► Berani mengutarakan gagasan yang bersumber dari diri sendiri di hadapan guru maupun siswa lain.
► Tidak mencontek di saat ujian dan menjawab sesuai kemampuan diri juga adalah perilaku yang mencerminkan percaya diri.
► Memiliki inisiatif, yakni kemampuan dalam memutuskan dan melakukan sesuatu baik itu di kelas atau di lingkungan sekolah lainnya. 
► Berani menghadapi dan melaporkan siswa lain yang hobi melakukan perundungan/bullying.
► Selalu belajar dari kegagalan dalam ujian sekolah misalnya. Mereka yang percaya diri tidak akan jatuh berlama-lama melainkan segera bangkit, belajar dari kegagalan dan kembali memaksimalkan usaha. Itulah beberapa contoh dari sikap Percaya Diri (Self Confidence).

Sejarah Pencak Silat

Mengenal Seni Bela Diri

Jurus Kaserangan

Mencintai Suatu Hobi

SEJARAH PENCAK SILAT

Sejarah Pencak Silat


Pencak silat merupakan beladiri warisan budaya nenek moyang
bangsa Indonesia. Untuk mempertahankan kehidupannya, manusia
selalu membela diri dari ancaman alam, binatang, maupun sesamanya
yang dianggap mengancam integritasnya. Cara atau bentuk bela diri itu
merupakan jawaban terhadap keadaan lingkungan. Cara membela diri
dari sesuatu dearah, berada dengan daerah lainnya. Untuk daerah
pegunungan, pada umumnya ditandai dengan sikap kuda-kuda yang
kokoh dan gerak lengan yang lincah, sedangkan untuk daerah dataran
rendah, ditandai dengan sikap kuda-kuda yang ringan dan oleh gerak
kaki yang lincah. Perbedaan tersebut disebabkan karena kondisi daerah
dan bentuk ancamannya. Yang menarik untuk di kaji adalah bahwa
jurus-jurus yang digunakan untuk membela diri, banyak diilhami dari
olah gerak binatang-binatang, seperti macan, moyet, ular, bangau dan
lain-lainnya. (Sucipto, 2001: 23).
Kebutuhan paling dasar manusia adalah keamanan dan
kesejahteraan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, manusia
menciptakan dan mengembangkan berbagai cara dan sarana. Diantara
ciptaan manusia yang menyangkut kebutuhan keamanan, adalah cara dan
sarana fisik untuk menghadapi dan mengatasi berbagai ancaman,
tantangan, hambatan dan gangguan fisik, di antaranya adalah apa yang

disebut “jurus” dan senjata. “Jurus” adalah teknik gerak fisikal berpola
yang efektif untuk membela diri maupun menyerang tanpa maupun
dengan menggunakan senjata. Bentuk awalnya sangat sederhana dan
merupakan tiruan dari gerak-gerik binatang yang disesuaikan dengan
anatomi manusia. Kemudian terus dikembangkan, sejalan dengan
perkembangan budaya manusia. Demikian pula senjata yang digunakan.
Perkembangan pencak silat terus berlangsung hingga terbentuknya
sebuah organisasi yang menaungi pencak silat dalam bidang olahraga
yang saat itu bertarap nasional tepatnya pada tanggal 18 Mei 1948 di
surakarta didirikan sebuah organisasi pencak silat yang disebut dengan
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi ini diprakasai oleh
Mr. Wongsonegoro yang pada saat itu menjabat sebagai ketua pusat
kebudayaan Kedua, Agung (Nur Dyan Naharsari, 2008: 4). Upaya
pengembangan pencak silat pada pariode kepemimpinan Eddie M.
Nalapraya, Indonesia sebagai pendiri memiliki hasrat untuk
mengembangkan pencak silat kemanaca negara dengan mengambil
prakasa pembentukan dan pendirian persekutuan pencak silat
Antarabangsa (PERSILAT) pada 11 maret 1980 bersama Singgapura,
Malaysia, dan Brunai Darusalam, ( johansyah Lubis, 2004: 1-2). Dalam
mempersatukan kembali seluruh jajaran pencak silat ke dalam organisasi
IPSI, pada saat itu di dukung oleh sepuluh perguruan pencak silat
historis yaitu Baringin Sakti, Persaudaraan Setia Hati, Persaudaraan Setia Hati Terate,
Tapak Suci, Perisai Diri, KPS Nusantara, Prashaja Mataram, Perpi
Harimurti, Perisai Putih, Putra Betawi, PPSI (Maryono: 1998: 99).

Contoh Disiplin

  1. Disiplin di Rumah. Tidur dan bangun tepat waktu. Membantu orang tua. …
  2. Disiplin di Jalan Raya. Tidak menerobos lampu merah. Berjalan disebelah kiri. …
  3. Disiplin di Sekolah. Masuk sekolah dengan tepat waktu. Melaksanakan jadwal piket. …
  4. 4. Disiplin di Masyarakat. Menjaga kebersihan lingkungan

Berlatih Jurus Tunggal Baku

https://youtu.be/orc-NsBHRIY

https://youtu.be/aqSrRmEF7dE

Mengenal Seni Bela Diri Pencak Silat

Mengenal seni bela diri pencak silat

Pencak silat atau silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi. Ada pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih, di Jawa Timur ada aliran Perisai diri dan di Sumatra ada aliran Baringin sakti.

Pernah nonton The Raid? Ingin jago pencak silat seperti Iko Uwais? Yuk, pelajari teknik dasar pencak silat yang mudah dikuasai pemula berikut ini!


Teknik Dasar Pencak Silat – Pencak silat merupakan seni beladiri tradisional yang telah ada sejak zaman Nusantara (sebelum Indonesia merdeka).

Olahraga ini tak hanya terkenal di Tanah Air dan beberapa negara di Asia Tenggara saja, tapi juga kini dikenal luas di seluruh dunia, mulai dari benua Eropa, Amerika, hingga Australia.

Yang membuat pencak silat istimewa adalah seni bela diri ini menggunakan gerakan-gerakan yang mirip seperti tarian dalam pertarungannya. Tentunya tidak mudah untuk menguasai bela diri pencak silat.

Namun, tidak usah khawatir, kamu bisa memulainya dengan menguasai 10 teknik dasar pencak silat dan penjelasannya berikut ini!

Teknik Dasar Pencak Silat dan Penjelasannya

1. Teknik Kuda-kuda

Sumber Gambar: Wikipedia

Teknik dasar pencak silat yang wajib dikuasai pertama adalah kuda-kuda. Kuda-kuda merupakan sebuah sikap menapakkan kaki yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan saat akan menyerang ataupun bertahan.

Di dalam teknik pencak silat sendiri kuda-kuda terbagi menjadi enam, yaitu:

  • Kuda-kuda depan.
  • Kuda-kuda tengah.
  • Kuda-kuda belakang.
  • Kuda-kuda samping.
  • Kuda-kuda silang.
  • Kuda-kuda depan dan belakang.

2. Teknik Sikap Pasang

Setelah menguasai teknik dasar pencak silat kuda-kuda, selanjutnya kamu harus menguasai sikap pasang. Sikap pasang merupakan sebuah posisi yang dikombinasikan dengan kuda-kuda dan bersifat fleksibel sesuai dengan situasi bertahan ataupun menyerang.

3. Teknik Pola Langkah

Sumber Gambar: The Sun Daily

Pencak silat merupakan gabungan kuda-kuda yang dikombinasikan dengan fleksibelnya langkah dan disempurnakan dengan pemahaman arah yang benar. Supaya gerakan kita tidak mudah dibaca lawan, teknik dasar pencak silat berikutnya adalah pola langkah yaitu perubahan injakan kaki dari sudut ke tempat lainnya.

4. Teknik Arah

Teknik dasar pencak silat berikutnya adalah arah. Arah berhubungan dengan kemana pesilat akan melangkah ketika dalam posisi menyerang ataupun bertahan. Hal ini juga dikenal sebagai depalan penjuru mata angin di dalam dunia persilatan.

5. Teknik Tendangan

Sumber Gambar: Sinar Harapan

Teknik dasar pencak silat yang tak kalah pentingnya adalah tendangan. Pada dasarnya terdapat empat jenis tendangan pada pencak silat yaitu tendangan A yang lurus ke depan, tendangan C yaitu tendangan dari samping, tengangan T yang menggunakan telapak kaki dan tendangan melingkar.

6. Teknik Pukulan

Sama seperti beladiri lainnya, pencak silat juga mempunyai gerakan pukulan. Gerakan pukulan pada pencak silat dapat digunakan pada saat menyerang ataupun bertahan. Teknik dasar pencak silat berikutnya adalah pemahaman empat jenis pukulan yaitu pukulan lurus, tegak, bandul dan melingkar.

7. Teknik Tangkisan

Sumber Gambar: Media Indonesia

Pencak silat merupakan beladiri menyerang dan juga bertahan. Salah satu teknik dasar pencak silat penting adalah tangkisan. Tangkisan merupakan usaha pertahanan dari serangan lawan. Terdapat empat jenis tangkisan yaitu tangkisan dalam, luar, atas dan bawah.

8. Teknik Kuncian

Pada beladiri pencak silat kita tidak hanya menyerang dan bertahan saja, namun kita juga bisa mengunci pergerakan lawan. Salah satu teknik dasar pencak silat yang harus dipelajari adalah kuncian. Umumnya kuncian menyasar bagian tubuh vital seperti leher, pergelangan tangan dan dagu untuk melumpuhkan lawan.

9. Teknik Guntingan

Sumber Gambar: Assets Akurat

Ketika kamu sudah menguasai teknik dasar pencak silat, teknik lanjutan yang bisa kamu pelajari adalah guntingan. Gerakan guntingan dilakukan dengan cara tendangan dan jepitan seperti menggunting bagian tubuh lawan yang bertujuan untuk menjatuhkan sekaligus mengunci lawan.

10. Sikap Berbaring

teknik dasar pencak silat - sikap berbaring
Sumber Gambar: Nafiun

Sikap berbaring biasanya dilakukan oleh petarung pencak silat ketika bertahan dari serangan lawan dan dalam kondisi terpojok. Jadi, ketika terjatuh, kita tetap bisa membela diri dan membalikkan keadaan.

Berikut ini beberapa sikap berbaring yang harus kamu pelajari:

  • Sikap Miring

Teknik sikap miring dilakukan dengan posisi tubuh miring dan pandangan lurus sambil menekuk tungkai kaki hingga mendekati dada. Sementara kaki lainnya digunakan sebagai penopang badan, serta salah satu siku tangan berada di permukaan lantai, dan tangan lainnya menopang paha.

  • Sikap Telentang

Teknik sikap telentang dilakukan dengan tiduran telentang sambil menekuk satu tungkai kaki dan satu kaki lainnya diluruskan. Sementara salah satu tangan berada di tanah dengan membengkokkan siku, dan tangan lainnya bersiap di atas dada.

  • Sikap telungkup.

Teknik sikap ini dilakukan sambil telungkup dengan pandangan lurus dan sigap. Kedua kaki diluruskan dan kedua tangan menyentuh lantai sambil siku dibengkokkan dengan kokoh.

Itulah teknik dasar pencak silat yang mudah dikuasai pemula. Yuk, mulai latih teknik dasar pencak silatmu dengan menggunakan berbagai perlengkapan beladiri yang bisa kamu dapatkan dengan harga terbaik di Tokopedia!

Agar belanja makin maksimal, nikmati juga promo Bebas Ongkir Tokopedia!

SHARE

https://youtu.be/1PKVKy1S44s

https://youtu.be/orc-NsBHRIY

https://youtu.be/aqSrRmEF7dE

Jurus kaserangan

Jurus kaserangan

Gladi bersih pada saat mau tampil di perlombaan AKCF JURUS KASERANGAN

Jurus ini merupakan gabungan dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang. Silat Kaserangan merupakan gabungan dari seni silat, tari, dan debus. Seni bela diri ini terlihat penuh nuansa seni dan jiwa ketegasan jawara dengan iringan gendang silat.

Kepala Dindikud Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya mengungkapkan, Jurus Silat Kaserangan diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat yang berada di Kabupaten Serang.

Asep menambahkan, Silat Kaserangan telah secara resmi diajarkan di SD dan SMP sebagai bagian dari pelajaran muatan lokal. Kebijakan yang diterapkan oleh Bupati Serang ini bertujuan untuk mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda, sehingga mereka bisa ikut melestarikan budaya bangsa.

Selain itu, rutin dilombakan dalam ajang Anyer Krakatau Culture Festival,” ujarnya.

Ribuan orang yang hadir di Gebyar Dikbud 2019 juga terhibur dengan beragam mata acara yang dihadirkan dalam Pameran Pendidikan dan Kebudayaan.

MENCINTAI SUATU HOBI

Hobi itu adalah kegiatan di waktu luang, untuk membuat pikiran seseorang menjadi tenang. Hobi di definisikan menjadi dua : 1. Kegemaran 2. Kesenangan

Dengan hobi kita dapat merasakan kesenangan dalam melakukan suatu kegiatan yang kita gemari , seperti halnya kegiatan pencak silat, sepak bola, badminton, bersepeda, outing, dan lain-lain.

I LOVE MY HOBI (PENCAK SILAT)

Kita harus mencintai hobi kita, dengan kita mencintai suatu kegiatan yang sudah menjadi hobi akan ada nilai lebih atau nilai positif untuk kegiatan yang kita jalani , contoh berhasilnya kita mendapatkan sebuah prestasi yang memuaskan ,

Buat situs web Anda di WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: